Apple Store
Apple Store

12.25

Positive Thinking for Positive Results

Informasi Awal Seputar Penerimaan Akpol 2010
Januari 5, 2010
tags: 2010, Akpol, Catar, Lowongan Kerja, Pendaftaran, Pendidikan, Penerimaan, Polisi, Polri, Taruna, Taruni


Sesuai informasi awal yang saya dapatkan, Akademi Kepolisian pada tahun 2010 ini akan membuka pendaftaran Taruna Akpol bagi lulusan SMA sebanyak 400 orang. Untuk lulusan sarjana dibuka peluang menjadi anggota Polri melalui program PPSS (Pendidikan Perwira Sumber Sarjana). Ini merupakan cara mengatasi kesenjangan usia yang implikasinya ke masa pensiun. Pendidikan Akpol direncanakan selama 4 tahun, lulusannya setara sarjana S-1, dan akan memiliki gelar Sarjana Ilmu Kepolisian. Sedangkan untuk jenjang S-2 nya akan ditempuh di PTIK Jakarta. Sebutan Akademi Kepolisian sendiri kemungkinan akan berubah menjadi Institut Ilmu Kepolisian.

Berdasarkan informasi ini, maka bagi adik-adik yang telah memiliki ijasah SMA dan berniat untuk mendaftar menjadi Taruna Akpol agar dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya sejak dini. Persiapan dapat dimulai dari Akademis, kesamaptaan fisik, serta mental/psikologis. Sesuai tahun-tahun sebelumnya biasanya pendaftaran akan dilaksanakan pada bulan april-mei. Selamat bersiap diri semoga Sukses !!

Tulisan lain :

pendaftaran-akpol-mulai-tanggal-3-mei-7-juni-2010

info ini di dapat dari masway

12.24

Positive Thinking for Positive Results

* Beranda
* About me
* Guest Book

Informasi Awal Seputar Penerimaan Akpol 2010
Januari 5, 2010
tags: 2010, Akpol, Catar, Lowongan Kerja, Pendaftaran, Pendidikan, Penerimaan, Polisi, Polri, Taruna, Taruni


Sesuai informasi awal yang saya dapatkan, Akademi Kepolisian pada tahun 2010 ini akan membuka pendaftaran Taruna Akpol bagi lulusan SMA sebanyak 400 orang. Untuk lulusan sarjana dibuka peluang menjadi anggota Polri melalui program PPSS (Pendidikan Perwira Sumber Sarjana). Ini merupakan cara mengatasi kesenjangan usia yang implikasinya ke masa pensiun. Pendidikan Akpol direncanakan selama 4 tahun, lulusannya setara sarjana S-1, dan akan memiliki gelar Sarjana Ilmu Kepolisian. Sedangkan untuk jenjang S-2 nya akan ditempuh di PTIK Jakarta. Sebutan Akademi Kepolisian sendiri kemungkinan akan berubah menjadi Institut Ilmu Kepolisian.

Berdasarkan informasi ini, maka bagi adik-adik yang telah memiliki ijasah SMA dan berniat untuk mendaftar menjadi Taruna Akpol agar dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya sejak dini. Persiapan dapat dimulai dari Akademis, kesamaptaan fisik, serta mental/psikologis. Sesuai tahun-tahun sebelumnya biasanya pendaftaran akan dilaksanakan pada bulan april-mei. Selamat bersiap diri semoga Sukses !!

Tulisan lain :

pendaftaran-akpol-mulai-tanggal-3-mei-7-juni-2010

info ini di dapat dari masway

23.53

Piala Dunia 2010 di afrika selatan sebentar lagi di mulai.. Untuk menyambut Piala Dunia 2010 di afrika selatan ini..
Anda perlu tau dan hapal lagu lagu theme song World Cup 2010 South Africa.. Piala Dunia ini adalah piala dunia istimewa karena pertama kalinya di gelar di benua africa tepatnya Afrika Selatan.. Rumahnya Nelson Mandela…

01.20

IMPLEMENTASI SISTEM

IMPLEMENTASI SISTEM

Pengertian :

Implementasi, adalah merepresentasikan hasil desain ke dalam pemograman.

Sistem, adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

jadi menurut pendapat dari saya IMPLEMENTASI SISTEM merupakan kumpulan dari elemen-elemen yang telah didesain kedalam bentuk pemograman untuk menghasilkan suatu tujuan yang dibuat berdasarkan kebutuhan.

Menurut Jerry Fitzgerald, Ardra F. Fitzgerald dan Warren D. Stallings, Jr., mendefinisikan prosedur sebagai berikut :

Suatu prosedur adalah urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang menerangkan Apa (What) yang harus dikerjakan, Siapa (Who) yang mengerjakannya, Kapan (When) dikerjakan dan Bagaimana (How) Mengerjakannya.

Apa itu Subsistem ?

Subsistem sebenarnya hanyalah sistem di dalam suatu sistem, ini berarti bahwa sistem berada pada lebih dari satu tingkat. Pemisalan lainnya, mobil adalah suatu sistem yang terdiri dari sistem-sistem bawahan seperti sistem mesin, sistem badan mobil dan sistem rangka. Masing-masing sistem ini terdiri dari sistem tingkat yang lebih rendah lagi. Misalnya, sistem mesin adalah kombinasi dari sistem karburator, sistem generator, sistem bahan bakar dan seterusnya.

Apa itu Supersistem ?

Walaupun istilah supersistem jarang digunakan, sistem seperti ini ada. Jika suatu sistem adalah bagian dari sistem yang lebih besar, sistem yang lebih besar itu adalah supersistem. Contohnya, pemerintahan kota adalah suatu sistem, tetapi ia juga merupakan bagian dari sistem yang lebih besar – pemerintahan propinsi. Pemerintahan propinsi adalah supersistem dari pemerintahan kota dan juga merupakan subsistem dari pemerintahan nasional.

Dari definisi dan penjelasan diatas dapatlah diambil kesimpulan, suatu sistem

terdiri dari elemen yang bisa berbentuk individu atau bagian-bagian yang terpisah, kemudian berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan. Mobil terdiri dari bagian-bagian sistem yang berinteraksi/kerjasama untuk tujuan mobil tersebut bergerak ke suatu arah. Keluarga, pertama kali terdiri dari 2 individu yang terpisah yang mana individu itu sendiri merupakan suatu sistem yang terdiri dari subsistem-subsistem, kemudian bersatu membentuk keluarga untuk mencapai suatu tujuan. Keluarga itu sendiri merupakan subsistem dari sistem Rukun Tetangga (RT), RT merupakan subsistem dari Rukun Warga (RW), RW subsistem dari suatu Kelurahan, Kelurahan subsistem dari suatu Kecamatan, dan demikian seterusnya.



1. Karakteristik Sistem

A. Komponen Sistem (Components)

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifatsifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Jadi, dapat dibayangkan jika dalam suatu sistem ada subsistem yang tidak berjalan/berfungsi sebagaimana mestinya. Tentunya sistem tersebut tidak akan berjalan mulus atau mungkin juga sistem tersebut rusak sehingga dengan sendirinya tujuan sistem tersebut tidak tercapai.

B. Batas Sistem (Boundary)

Batas sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.

C. Lingkungan Luar Sistem (Environments)

Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak maka akan menggangu kelangsungan hidup dari sistem.

D. Penghubung (Interface) Sistem

Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke yang lainnya. Keluaran (output) dari satu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.

E. Masukan (Input) Sistem

Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

F. Keluaran (Output) Sistem

Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supersistem. Misalnya untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan hasil sisa pembuangan, sedang informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.

G. Pengolah (Process) Sistem

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi. Sistem akuntansi akan mengolah data-data transaksi menjadi laporan-laporan keuangan dan laporan-laporan lain yang dibutuhkan oleh manajemen.

H. Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal)

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

Perbedaan suatu sasaran (objectives) dan suatu tujuan (goal) adalah, goalbiasanya dihubungkan dengan ruang lingkup yang lebih luas dan sasaran dalam ruang lingkup yang lebih sempit. Bila merupakan suatu sistem utama, seperti misalnya sistem bisnis perusahaan, maka istilah goal lebih tepat diterapkan. Untuk sistem akuntansi atau sistem-sistem lainnya yang merupakan bagian atau subsistem dari sistem bisnis, maka istilah objectives yang lebih tepat. Jadi tergantung dari ruang lingkup mana memandang sistem tersebut. Seringkali tujuan (goal) dan sasaran (objectives) digunakan bergantian dan tidak dibedakan.



TIM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

| Pemakai Akhir (end-user)

Orang yang memakai system informasi atau informasi yang dihasilkan system informasi. Dalam organisasi,pemakai internal dapat diklasifikasikan menjadi :

1. Staf

2. Manajer tingkat rendah

3. Manajer tingkat menengah

4. Manajer tingkat atas, dan

5. Pekerja berpengetahuan

| Spesialis teknologi informasi

Orang yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi dan pengembangan system informasi. Umumnya orang2 ini berada dibawah bagian atau departemen Pengolahan Data Elektronik (PDE).

Tugas Personil yang berperan dalam pengembangan dan operasi system informasi :

1. Operator, bertugas mengoperasikan komputer dan peralatan pendukung.

2. Analis Sistem (System Analyst), bertugas sebagai antarmuka antara pemakai informasi dan system informasi.Bertanggung jawab menerjemahkan kebutuhan pemakai menjadi rancangan basis data dan aplikasi

3. Pemrogram Aplikasi (Application Programmer), bertugas membuat suatu aplikasi (program komputer) yang dibuat berdasarkan spesifikasi yang dibuat oleh analis sistem.

4. Analis Pemrogram(Analyst / Programmer), bertugas sebagai pemrogram dan sekaligus analis system.

5. Pemrogram system (System Programmer), mempunyai tugas khusus yaitu membuat program yang berhubungan dengan operasi internal komputer dan periferal.

6. Administrator Basis Data (Database Administrator / DBA), bertanggung jawab terhadap struktur data dalam basis data yg digunakan dalam organisasi.

7. Teknisi Komunikasi Data / Spesialis Komunikasi Data, bertanggung jawab terhadap masalah komunikasi data dan jaringan computer.

8. Teknisi Perawatan Sistem, bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi perangkat keras.Disebut juga hardware engineer.

9. Webmaster, bertangung jawab terhadap halaman web yang dimiliki organisasi.

10. Auditor PDE (EDP Auditor), bertanggung jawab memastikan bahwa sistem informasi yang berbasis komputermemenuhi azas2 akuntansi dan pengauditan sehingga keamanan data dalam sistem terjamin.

04.27

Pulau Umang

Sambil menyusuri dermaga menuju pulau, kita akan melihat pasirnya yang putih dan birunya laut. Pemandangan pantai yang indah, sehingga tempat ini juga bisa dipakai dalam foto prewedding. Ketika sampai di lobby, Anda akan langsung disambut dengan minuman selamat datang yang berupa juice dan handuk basah yang segar. Sangat menyegarkan setelah harus melakukan perjalanan yang memakan waktu sekitar 5 jam dari Jakarta. Pengelola juga menyediakan transportasi dari Jakarta bila kita enggan menggunakan kendaraan sendiri.

Di pulau ini terdapat resort atau villa. Suite tempat bermalam sangat nyaman. Setiap villa terbagi 2 sama besar dengan pintu sebagai penghubung. Ruang tamu yang dilengkapi sofa membuat kita dapat lebih menikmati saat berkumpul di ruangan ini. Kamar mandi bergaya pedesaan, dengan hiasan dari tanah liat yang berkesan alami. Pada lantai atas, terdapat tempat tidur yang sangat romantis dengan bagian atas dari kaca, sehingga kita dapat memandang bintang pada malam hari.

Pulau ini memang tidak besar, hanya seluas 5 hektar, tapi fasilitas yang tersedia cukup lengkap Bagi yang senang bermain air dan olahraga, Anda dapat bermain jet ski, banana boat, atau snorkeling. Ada juga kolam renang yang berbatasan dengan pantai, jadi sambil berenang kita juga bisa menikmati indahnya pantai. Selesai berenang, tersedia jacuzzi untuk memijat tubuh yang pegal. Bila Anda senang untuk bermalas-malasan, ada juga paket spa, dimana kita dapat menikmati pijat dengan aromaterapi disertai suara deburan ombak.

Perairan di pulau ini masih banyak terdapat ikan. Di dekat dermaga, kita dapat melihat kumpulan ikan yang berkelompok. Ini dapat menjadi tempat untuk Anda yang mempunyai hobby memancing. Untuk anak-anak, ada juga berbagai permainan untuk anak seperti ayunan, trombolin, dll.

Kita juga dapat bersantai di gazebo yang terdapat di depan masing-masing suites tempat kita menginap dan berada tepat di pantai. Tempat yang ideal untuk menikmati sunrise atau sunset. Saat makan malam suasana romantis bisa Anda dapatkan bila ingin makan di tepi pantai sambil mendengar suara ombak. Atau bisa juga di dalam cafe sambil mendengarkan alunan lagu yang dilantunkan penyanyi.

Dekat dengan pulau Umang, terdapat pulau Oar. Pulau ini belum terlalu dikelola dan masih sangat alami. Berbagai jenis kerang-kerangan masih banyak di tempat ini. Untuk menuju ke tempat ini, kita bisa menggunakan kapal nelayan yang disediakan dari Pulau Umang.

Sebagai oleh-oleh atau kenang-kenangan, terdapat juga toko yang menjual berbagai souvenir berupa kaos atau topi yang berlogo Pulau Umang. Ada juga pajangan dari kerang dan gantungan kunci. Harga yang ditawarkan tidak terlalu mahal, jadi tidak akan menguras kantong kita.

Pulau Umang memang tempat yang cocok untuk honeymoon, liburan bersama keluarga atau outing. Hanya saja, perjalanan menuju pulau ini yang dirasa masih kurang nyaman. Selain jaraknya yang jauh, jalan yang harus dilewati berkelok-kelok dan naik turun. Jalanan juga masih sepi dan hanya untuk 2 kendaraan. Jadi Anda harus berhati-hati dalam perjalanan.

Pulau Umang Resort






04.09

Indahnya Sunrise dan Sunset di Pulau Oar







Jika berwisata di wilayah Banten Selatan, Kecamatan Sumur, tepatnya di kawasan Taman Nasion al Ujung Kulon, Pandeglang, pastikan kita menyingga hi Pulau Oar. Untuk ke Pulau Oar, kita bisa menyeberang menggunakan boat dari Pulau Umang yang berjarak dua kilometer dengan waktu tempuh sekitar lima menit.

Pulau yang dijadikan kawasan konservasi alam itu banyak menjadi incaran para penggemar sn orkling. Pasalnya, terumbu karang di pulau ini masih alami dan airnya jernih. Selain itu, Pulau Oar juga menjadi incaran para f otografer untuk berburu foto karena sunrise dan sunset-nya bisa diabadikan dengan jelas.

Saat kami mengunjungi P
ulau Oar , b aru-baru ini, di pulau seluas lima hektare itu masih banyak terdapat pohon yang dilindungi. Tidak hanya itu, pasirnya yang putih juga membuat suasana bermain olahraga air lebih mengasyikan. Di pinggir pantai ini kit a juga disuguhkan pemandangan alam nan indah. Beberapa wisatawan terlihat tengah menikmati terumbu karang .

Berbagai permainan air, seperti banan
a boat juga disiapkan pihak pengelola untuk para wisatawan. Bahkan, pihak pengelola juga mempersilahkan para wisatawan untuk menanam pohon di Pulau Oar



you should try..

03.55
















Cyber Crime POLDA METRO JAYA

A. Tugas pokok Sat Cyber Crime berdasarkan Keputusan Kapolri No. Pol. : KEP/54/X/2002 tanggal 17 Oktober 2002 adalah unsur pelaksanaan pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, bertugas melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana khusus, terutama kegiatan penyidikan yang berhubungan dengan tehnologi informasi, telekomunikasi, serta transaksi elektronik.
B. Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, Satuan Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melaksanakan fungsi-fungsinya sebagai berikut :


1). Penyidikan kasus-kasus yang berhubungan dengan Transaksi elektronik.( Carding, Money laundering, Pasar Modal, Pajak, Perbankan, Dll).

2). Penyidikan kasus-kasus yang berhubungan dengan tehnologi komunikasi dan Informasi ( Penyadapan Telphon, Penyalahgunaan Voip, Penipuan Melalui Tlp Genggam)

3). Penyelidikan kejahatan yang menggunakan Fasilitas Internet (Cyber Gambling, Cyber terrorism,Cyber Fraud Cyber sex, Cyber Narcotism, Cyber Smuggling, Cyber attacks on critical infrastructure, Cyber Balckmail, Cyber Threatening, pencurian data, pencemaran nama baik, dll ).

4). Penyidikan Kejahatan Komputer ( Masuk ke System secara Ilegal, Ddos attack, Hacking,Tracking, Phreacing, Membuat dan menyebarkan yang bersifat merusak) <>

5). Penyidikan kejahatan yang berhubungan dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual ( Pirated Software, rekaman Suara, Merubah tampilan Website )



03.40

Efek Blogging Terhadap Motivasi Diri

Efek Blogging Terhadap Motivasi Diri


Efek BLogging Terhadap Motivasi Diri

Ya… Apakah anda tau efek blogging terhadap motivasi diri?

Jika anda menulis atau blogging ( bahasa kerenya :D ) anda bisa memotivasi diri anda untuk lebih maju, dengan menulis apapun, blogging sama seperti diary anda, tetapi anda tidak menulisnya di kertas tetapi anda menulisnya secara online dan juga diary anda dapat dibaca oleh seluruh orang di dunia, disinilah efek blogging terhadap motivasi diri dapat terjadi.

Seperti yang dikatakan oleh mas fadly tentang karakter motivasi, efek blogging terhadap motivasi diri memang tidak akan anda rasakan, tetapi tanpa anda sadar ketika anda menulis di blog anda, secara tidak langsung anda menanamkan motivasi ke dalam diri anda, ya tergantung apa yang anda tulis, kalau ngaco brati anda menanam hal yang ngaco ke diri anda :)

Efek blogging terhadap motivasi diri ini sudah saya rasakan ketika saya belajar tentang php ( Curhat dikit neh :P ) ya ketika saya mempunyai keinginan belajar tentang bahasa pemograman php, maka setiap hari saya mencari info sana sini tentang php dan tidak lupa menuliskanya pada blog saya, dan tanpa saya sadari efek blogging terhadap motivasi diri ini sudah terjadi kedalam diri saya, setiap hari saya menulis apa yang saya dapatkan ke dalam blog saya. disini sembari saya menyimpan arsip tentang php saya juga dapat menolong teman teman yang sedang mencari ilmu tentang php.

Sambil menyelam minum air, ya itulah peribahasa yang tepat untuk blogging, anda bisa mencurahkan isi hati anda ke dalam blog anda, berbagi pengalaman, sharing, say hello to world :p, dan yg terpenting efeknya bro.. ( efek blogging terhadap motivasi diri ). selain anda menanamkan pada diri anda efek motivasi diri ini anda juga menanamkan pada pembaca anda. jadi sharing lah hal hal yang baik.

Efek blogging terhadap motivasi diri ini memang belum banyak orang yang tidak menyadarinya, bahwa secara tidak langsung ketika orang melakukan blogging, Efek blogging terhadap motivasi diri ini sudah menanam ke dalam dirinya.

Jadi mulai sekarang mulailah lakukan blogging bagi anda yang belum melakukanya, jangan sampai anda tidak mendapatkan efek blogging terhadap motivasi diri anda, ya kembali ke pribahasa diatas sambil menyelam minum air, blogging dapat juga menghasilkan uang lho??.. Ah masa sih? Yep bener.. sudah banyak orang menghasilkan uang dengan blogging, contoh neh.. misalalnya anda mempunyai usaha jualan pulsa anda bisa menjualnya di dalam blog anda, atau anda juga bisa berjualan dagangan orang lain, ini disebut affiliate di dalam internet marketing. ya sama seperti anda menjadi sales di kehidupan nyata. tetapi di dunia internet ini adalah bisnis affiliate.

Ya sekarang tergantung dari anda mau atau tidak mendapatkan nikmatnya efek blogging terhadap motivasi diri, cie ile nikmatnya lebay loe!!.. hahaha semua terserah anda :)

sumber : google

22.09

Tugas Softskill "Implementasi Sistem Informasi"

Pertanyaan:

Jelaskan tentang :
1. Kebutuhan akan Sistem Informasi
2. Prinsip Pengembangan Sistem Informasi
3. Tahapan Pengembangan Sistem Informasi


Jawaban:

1. Kebutuhan akan Sistem Informasi:


Informasi merupakan hal yang dianggap memiliki tingkat lebih tinggi dan aktif dibandingkan dengan data. Informasi yang diperoleh melalui suatu sistem dan teknologi merupakan suatu pengetahuan yang akan digunakan untuk pengambilan suatu keputusan.

Atau ;

Sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin, untuk menyediakan informasi untuk
mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, prosedur manual,
model manajemen dan basis data.


Pada suatu sistem informasi terdapat komponen-komponen seperti :

* Perangkat keras (hardware) : mencakup piranti-piranti fisik seperti komputer, server, dan printer.

* Perangkat lunak (software) atau program : sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.

* Prosedur : sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan keluaran yang dikehendaki.

* Orang : semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi.

* Basis data (database) : sekumpulan tabel, hubungan, data grafis, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data.

* Jaringan komputer dan komunikasi data: sistem penghubung yang memungkinkan sumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.


Dalam Tahapan Pembangunan Sistem Informasi. Sistem Informasi diperlukan untuk beberapa tahapan yang satu sama lain saling berkaitan dan merupakan suatu siklus yang tidak pernah berhenti. Adapaun tahapan yang dilakukan adalah sebagai berikut :


A. Identifikasi
Pemahaman awal perlunya pembuatan sistem informasi dan permintaan formal untuk mengembangkan sistem informasi.


B. Inisiasi dan Perencanaan
Untuk menentukan spesifikasi kebutuhan dan untuk mengetahui bagaimana sistem informasi dapat membantu penyelesaian permasalahan. Pada tahap ini dibuat keputusan perlunya dibuat suatu aplikasi atau mengembangkan aplikasi yang sudah ada.


C. Analisis
Melakukan analisis untuk membuat spesifikasi dan mengstrukturkan kebutuhan pengguna serta menseleksi aplikasi lain yang sudah ada. Pada tahapan ini akan diperoleh spesifikasi fungsional sistem.


D. Perencanaan Logika
Mendapatkan dan menstrukturkan kebutuhan sistem informasi secara keseluruhan. Pada tahap ini akan diperoleh spesifikasi rinci data, laporan, tampilan, dan aturan pemrosesan.


E. Perancangan Fisik
Mengembangkan spesifikasi teknologi yang akan digunakan, pada tahap ini akan diperoleh struktur program dan basisdata, serta perancangan struktur fisik.


F. Implementasi
Pembuatan program dan basisdata, melakukan instal dan menguji sistem. Pada tahapan ini akan diperoleh program aplikasi dan dokumentasi.


G. Pemeliharaan
Melakukan pemantauan kegunaan dan fungsi sistem, serta melakukan audit sistem secara periodik.

2. Prinsip Pengembangan Sistem Informasi

Hal mendasar dalam pengembangan sistem

Penganalisa sistem merupakan bagian dari tim yang berfungsi mengembangkan sistem yang

memiliki daya guna tinggi dan memenuhi kebutuhan pemakai akhir. Pengembangan ini

dipengaruhi sejumlah hal,yaitu :


Produktifitas, saat ini dibutuhkan sistem yang lebih banyak, lebih bagus dan lebih cepat.

Hal ini membutuhkan lebih banyak programmer dan penganalisa sistem yang berkualitas,

kondisi kerja ekstra, kemampuan pemakai untuk mengambangkan sendiri, bahasa

pemrograman yang lebih baik, perawatan sistem yang lebih baik (umumnya 50 % sampai

70 % sumber daya digunakan untuk perawatan sistem), disiplin teknis pemakaian

perangkat lunak dan perangkat pengembangan sistem yang terotomasi.


Realibilitas, waktu yang dihabiskan untuk testing sistem secara umum menghabiskan

50% dari waktu total pengembangan sistem.

Dalam kurun waktu 30 tahun sejumlah sistem yang digunakan di berbagai perusahaan

mengalami kesalahan dan ironisnya sangat tidak mudah untuk mengubahnya. Jika terjadi

kesalahan, ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu melakukan pelacakan sumber

kesalahan dan harus menemukan cara untuk mengoreksi kesalahan tersebut dengan

mengganti program, menghilangkan sejumlah statement lama atau menambahkan

sejumlah statement baru.


Maintabilitas, perawatan mencakup ;

- modifikasi sistem sesuai perkembangan perangkat keras untuk meningkatkan

kecepatan pemrosesan (yang memegang peranan penting dalam pengoperasian

sistem),

- modifikasi sistem sesuai perkembangan kebutuhan pemakai. Antara 50% sampai 80%

pekerjaan yang dilakukan pada kebanyakan pengembangan sistem dilakukan untuk

revisi, modifikasi, konversi,peningkatan dan pelacakan kesalahan.

Sewaktu Anda melakukan proses pengembangan sistem, beberapa prinsip harus tidak boleh dilupakan. Prinsip-prinsip ini adalah sebagai berikut ini:

1. Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen.

Setelah sistem selesai dikembangkan, maka yang akan menggunakan informasi dari sistem ini adalah manajemen, sehingga sistem harus dapat mendukung, kebutuhan yang diperlukan oleh manajemen. Pada waktu Anda mengembangkan sistem, maka prinsip ini harus selalu diingat.

2. Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar.

Sistem informasi yang akan Anda kembangkan membutuhkan dana modal yang tidak sedikit, apalagi dengan digunakannya teknologi yang mutakhir.

Sistem yang dikembangkan ini merupakan investasi modal yang besar. Seperti halnya dengan investasi modal lainnya yang dilakukan oleh perusahaan, maka setiap investasi modal harus mempertimbangkan 2 hal berikut ini:

Semua alternatif yang ada harus diinvestigasi

Bila alternatif yang ada diabaikan dan sudah terlanjur menanamkan dana ke suatu proyek investasi tertentu, maka investor akan kehilangan kesempatan untuk menanamkan dananya ke investasi yang lain. Ekonom menyebut hal ini dengan istilah biaya kesempatan (opportunity cost). Misalnya Anda mempunyai dana sebesar Rp X,- dan bila di investasikan ke proyek A akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp A,-, maka Rp A,- ini yang disebut dengan opportunity cost. Bila Anda tidak menginvestasikan dana Anda sebesar Rp X.- tersebut ke proyek A, tetapi ke proyek B, maka proyek B harus memberikan hasil lebih besar dari opportunity cost yang hilang akibat tidak diinvestasikan ke proyek A. oleh karena itu dari beberapa alternatip investasi yang ada harus di investigasi untuk menentukan alternatip yang terbaik atau yang paling menguntungkan.

Investasi yang terbaik harus bernilai.

Belum tentu alternatip terbaik merupakan investasi yang menguntungkan. Investasi terbaik ini memang menguntungkan dibandingkan dengan alternatip yang lainnnya, tetapi untuk investasi terbaik ini sendiri harus juga diukur. Investasi ini baru dikatakan menguntungkan bila bernilai yang artinya manfaat (benefit) atau hasil baliknya lebih besar dari biaya untuk memperolehnya (cost). Cost-benefit analysis atau cost-effectiveness analysis dapat digunakan untuk menentukan apakah proyek investasi tersebut bernilai atau tidak.

3. Sistem yang dikembangkan memerlukan orang-orang yang terdidik.

Manusia merupakan faktor utama yang menentukan berhasil tidaknya suatu sistem, baik dalam proses pengembangannya, penerapannya, maupun dalam proses operasinya. Oleh karena itu orang yang terlibat dalam pengembangan maupun penggunaan sistem ini harus merupakan orang yang terdidik tentang permasalahan-permasalahan yang ada dan terhadap solusi-solusi yang mungkin dilakukan. Terdidik disini bukan berarti harus secara formal duduk di perguruan tinggi, tetapi dapat dilakukan secara latihan kerja (on the job training). Analis sistem harus mempunyai pendidikan terhadap masalah yang dihadapinya. Tidaklah mungkin seorang analis sistem akan mengembangkan suatu sistem informasi bisnis tanpa mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang bisnis atau akan mengembangkan sistem informasi akuntansi tanpa mengetahui pengetahuan sedikitpun tentang akuntansi dan teknologi komputer. Bagaimana mungkin nantinya analis sistem ini akan berkomunikasi dengan manajemen dan programmer yang akan membuat programnya. Demikian juga dengan pemakai sistem harus merupakan orang yang terdidik tentang sistem ini dan dapat dilakukan dengan memberikan on-the-job training kepada mereka tentang cara menggunakan sistem yang diterapkan.

4. Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses pengembangan sistem.

Proses pengembangan sistem umumnya melibatkan beberapa tahapan kerja dan melibatkan beberapa personil dalam bentuk suatu team untuk mengerjakannya. Pengalaman menunjukan bahwa tanpa adanya perencanaan dan koordinasi yang baik, maka proses pengembangan sistem tidak akan berhasil dengan memuaskan. Untuk maksud ini sebelum proses pengembangan sistem dilakukan, maka harus dibuat terlebih dahulu skedul kerja yang menunjukkan tahapan-tahapan kerja dan tugas-tugas pekerjaan yang akan dilakukan, sehingga proses pengembangan sistem dapat dilakukan dan selesai dengan berhasil sesuai dengan waktu dan anggaran yang direncanakan. Siklus atau Daur Hidup Pengembangan Sistem (Systems Development Life Cycle atau SDLC) umumnya menunjukkan tahapan-tahapan kerja dan tugas-tugas kerja yang harus dilakukan. Beberapa methodology pengembangan sistem juga menyediakan lebih terinci konsep kerja yang harus dilakukan dalam proses pengembangan sistem.


5. Proses pengembangan sistem tidak harus urut.

Prinsip ini kelihatannya bertentangan dengan prinsip nomor 4, tetapi tidaklah sedemikian. Tahapan kerja dari pengembangan sistem di prinsip nomor 4 menunjukkan langkah-langkah yang harus dilakukan secara bersama-sama. Ingatlah waktu adalah uang. Misalnya di dalam pengembangan sistem, perancangan output merupakan tahapan yang harus dilakukan sebelum melakukan perancangan file. Ini tidak berarti bahwa semua output harus dirancang semuanya terlebih dahulu baru dapat melakukan perancangan file, tetapi dapat dilakukan secara serentak, yaitu sewaktu proses pengadaan hardware.

6. Jangan takut membatalkan proyek.

Umumnya hal ini merupakan pantangan untuk membatalkan suatu proyek yang sedang berjalan. Keputusan untuk meneruskan suatu proyek atau membatalkannya memang harus dievaluasi dengan cermat. Untuk kasus-kasus yang tertentu, dimana suatu proyek terpaksa harus dihentikan atau dibatalkan karena sudah tidak layak lagi, maka harus dilakukan dengan tegas. Keraguan untuk terus melanjutkan proyek yang tidak layak lagi karena sudah terserapnya dana kedalam proyek ini hanya akan memubang dana yang sia-sia. Ekonom menyebut dana yang sudah terserap ini dengan istilah sunk cost dan sunk cost ini tidak relevan untuk digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan, karena biaya ini sudahtidak dapat ditarik kembali. Jika proyek yang tidak layak masih terus dilanjutkan lagi, maka dana berikutnya yang terserap akan sia-sia.

7. Dokumentasi harus ada untuk pedoman dalam pengembangan sistem.Kegagalan untuk membuat suatu dokumentasi kerja adalah salah satu hal yang sering terjadi dan merupakan kesalahan kritis yang dibuat oleh analis sistem. Banyak analis sistem yang membicarakan pentingnya dokumentasi. Mereka membuat dokumentasi hasil dari analisis setelah mereka selesai mengembangkan sistemnya dan bahkan ada yang tidak membuat dokumentasi ini. Dokumentasi ini seharusnya dibuat pada waktu proses dari pengembangan sistem itu sendiri masih dalam proses, karena dokumentasi ini dapat dihasilkan dari hasil kerja tiap-tiap langkah di pengemangan sistem. Dokumentasi yang dibuat dan dikumpulkan selama proses dari pengembangan sistem dapat digunakan untuk bahan komunikasi antara analis sistem dengan pemakai sistem dan dapat digunakan untuk mendorong keterlibatan pemakai sistem.


3. Tahapan Pengembangan Sistem Informasi



Tahapan tahapan Pengembangan Sistem Informasi
Secara umum sebagai berikut:
1. Survei sistem / Preliminary.
· Identifikasi Permasalahan, Peluang atau Arahan.
· Definisi Lingkup Kerja.
· Penyusunan Proposal.

2. Analisis Sistem.
· Analisis sistem adalah sebuah teknik pemecahan masalah yang mendekomposisi sebuah sistem menjadi komponen-komponen penyusunnya dalam rangka mempelajari lebih jauh bagaimana komponen sistem tersebut bekerja dan berinteraksi dengan komponen lainnya untuk suatu tujuan tertentu.
· Desain sistem adalah kelanjutan dari teknik pemecahan masalah yang merangkai kembali komponen-komponen sistem menjadi satu kesatuan sistem yang utuh dengan harapan telah terbentuk perbaikan sistem.
· Analisis sistem dapat di artikan juga sebagai protes untuk memahami sistem yang ada dengan menganalisis jabatan dan uraian tugas, proses bisnis, ketentuan atau aturan yang ada, masalah dan mencari solusinya,dan berbagai rencana perusahaan.
· Pendekatan analisis sistem biasanya meliputi dalam metodologi pengembangan sistem, missal pendekatan Structured Analysis Design, Information Engineering, Object-Oriented Analysis, Accelerated Analysis, Requirements Discovery, Business Process Reengineering, Fast, dll.

3. Desain Sistem
Analis sistem digunakan untuk menjawab pertanyaan what?
Desain sistem digunakan untuk menjawab pertanyaan how?
Desain berkonsentrasi pada bagaimana sistem dibangun untuk memenuhi kebutuhan pada fase analisis.
Manfaat desain sistem adalah memberikan gambaran rancang bangun (blue print) yang lengkap, sebagai penuntun (guideline) bagi programmer dalam membuat aplikasi.
System informasi yang terkomputerisasi setidaknya terdiri dari :
· Hardware : Terdiri dari komponen input, proses, output, dan jaringan.
· Software : Terdiri dari sistem operasi, utilitas, dan aplikasi.
· Data : Mencakup struktur data, keamanan dan integritas data.
· Prosedur : Seperti dokumentasi, prosedur sistem, buku petunjuk operasional dan teknis.
· Manusia : Pihak yang terlibat dalam penggunaan sistem informasi.
Beberapa hal yang dilakukan dalam desain sistem adalah :
· Pemodelan sistem.
· Desain basis data.
· Desain aplikasi.
· Desain perangkat keras / jaringan.
· Desain jabatan / deskripsi pengguna.

4. Pembuatan Sistem
Lakukan testing aplikasi, diantaranya :
· Testing performa.
· Testing program logic / sintaks.
· Testing implementasi bisnis rules.
· Testing factor manusia.
· Testing bisnis proses / prosedur.
· Testing efisiensi input.
· Testing output.

5. Implementasi Sistem
Beberapa hal yang juga penting diperhatikan dalam implementasi sistem adalah :
· Konversi
Biasanya diperlukan konversi dari sistem lama ke sistem baru, apalagi jika sebelumnya juga telah menggunakan aplikasi terkomputerisasi.
· Pelatihan
Lakukan pelatihan secara menyeluruh untuk setiap pihak yang menggunakan. Jangan lakukan sosialisasi kepada pihak pihak yang terlibat dalam system namun tidak menggunakan aplikasi sistem secara langsung.
· Testing penerimaan
· Lakukan testing selama periode tertentu sebagai proses belajar.

6. Pemeliharaan Sistem
Tahapan pemeliharaan sistem mencakup seluruh proses yang diperlukan untuk menjamin kelangsungan, kelancaran, dan penyempurnaan sistem yang telah dioperasikan.
Beberapa hal yang harus dilakukan :
· Pemantauan pengoperasian.
Libatkan tim pengembang untuk memantau secara langsung pada waktu waktu tertentu mengenai bagaimana pihak pihak pengguna mengoperasikan sistem yang dibuat.
· Antisipasi gangguan kecil (bug).
Biasanya selalu ada gangguan kecil dalam suatu aplikasi yang baru dikembangkan.
· Lakukan penyempurnaan.
· Antisipasi factor factor luar.
Virus, kerusakan atau kehilangan data, atau sistem diakses oleh pihak luar.

keterangan : informasi di atas saya dapatkan dari google dan pemikiran saya . trimakasih.. telah membaca